STOP JUALAN KALAU BEGINI CARANYA!
Entah apa yang ada di pikiran penjual-penjual sekarang, khususnya penjual online. Mereka menjual barang dagangannya seenak udele dewe.
Capek-capek buat artikel di blog, yang komen orang dagang. Buat status di media sosial yang komen malah isinya orang dagang semua. Ini benar-benar nggak punya etika. Bahkan masuk ke dalam suatu grup non bisnis, eh, malah isinya orang-orang yang nawar-nawarin barang dagangannya, kenal juga nggak. Jualan sih jualan, ya nggak gitu juga kaliii..
Sejak maraknya bisnis online, orang-orang mempunyai kesempatan untuk melakukan promosi produknya lebih mudah. Entah itu melalui website atau blog pribadi, media sosial, website e-commerce macam tokopedia, bukalapak, dan teman-temannya, dan sebagainya. Namun kesempatan untuk promosi baik barang atau jasa ini justru akhir-akhir ini menjadi menggila. Baca website atau blog isinya orang jualan, baca artikel menarik, yang komen orang jualan, dikit-dikit jualan. Bahkan yang ada yang lebih miris lagi, berita duka tapi justru dikomentari promosi produk. Keterlaluan!
![]() |
Postingnya apa, komentarnya apa? |
Disadari atau tidak, orang-orang itu benci dijualin, benci jadi sasaran iklan. Padahal kalau memang ingin barangnya laku, banyak kok cara yang elegan. Bukan dengan spamming, yang ada malah kita di unfriend atau diblokir. Analoginya begini, Sobat lagi jalan-jalan santai sama keluarga atau teman sambil menikmati pemandangan. Tiba-tiba sobat didatangi penjual yang menjajakan barang dagangannya membabi buta. Bukan satu dua orang tapi banyak orang. Ada yang dagang makanan, kacamata, minuman ringan, jasa angkat barang, dan sebagainya. Sudah dibilang, belum dulu, atau nanti saja, tapi tetap saja mereka menawari dagangannya. Bagaimana kira-kira? Tidak nyaman kan? Pasti. Begitu juga semua orang.
Terus, gak boleh jualan nih??
Ya bukan begitu, sobat. Jadi begini. Orang itu pada dasarnya butuh belanja, mereka senang belanja. Saya juga, sobat juga, kan? Tapi mereka, para calon konsumen itu tadi paling malas, paling benci diiklanin, disodor-sodorin, dipromo-promoin secara berlebihan.
Terus jalan keluarnya apa? K R E A T I F , ya lakukan penjualan, promosi barang dagangan sobat secara kreatif. Buatlah orang-orang calon konsumen kita tadi tidak merasa sedang dijuali. Bahasa lainnya berjualan dengan elegan. Thanks to Fahmi Hakim, yang menginspirasi artikel ini :)
Mungkin kita bisa belajar dari produk rokok. Perusahaan rokok tidak pernah secara terang-terangan menjual produknya. Ya, iyalah.. Lihat saja iklan-iklannya tidak pernah ada satu pun yang menampilkan orang merokok. Iklan-iklannya justru elegan dan terkadang banyak juga yang inspiratif. Kalau mereka promosi, mereka akan menggelar konser musik, dengan artis-artis terkenal, lalu juga diselingi dengan pemberian hadiah menarik melalui game-game yang melibatkan penontonnya, plus SPG-SPG rokok yang cantik-cantik dan memakai pakaian yang minim. Hal ini jelas sangat menarik dan menghibur. Padahal biaya untuk mendatangkan artis-artis tersebut, biaya untuk penyelenggaraan acara tersebut pasti tidak murah. Tapi mereka berhasil. Mereka berhasil dengan acaranya, mereka berhasil menjual produknya. Tanpa disadari, dengan membeli tiket akan ada selipan rokok di sana.
Contoh lain nih dari bro Fahmi Hakim. Ketika kita berada di mall. Tiba-tiba ada keramaian, kita pasti otomatis tertarik, "wah, ada apa ini ya, ramai banget.." Setelah dilihat, ternyata ada acara launching mobil terbaru. Mereka tidak langsung promo jualin barangnya. Mereka justru mengadakan game, quiz, dan sejenisnya dengan imbalan hadiah. Belum cukup sampai di situ mereka juga memberikan diskon besar khusus acara launching tersebut. Dilayani SPG yang ramah dan tempat yang nyaman, sobat pun tertarik lihat-lihat mobil tersebut dan mengambil brosurnya.Sekali pun tidak membeli, sobat mungkin akan promosikan pada keluarga ataupun kerabat dan teman-teman. Bandingkan dengan yang tiba-tiba nawarin brosur, boro-boro dibaca apalagi disimpan, brosur itu saya yakin akan berakhir di kotak sampah.
Jadi, intinya adalah, jika ingin jualan, promosikan produk, jangan dengan cara membombardir orang dengan jualan kita. Jangankan dibeli, yang ada orang justru jadi muak. Berjualanlah dengan elegan. Buatlah sesuatu yang menarik minat serta memiliki manfaat bagi calon pembeli. Percayalah, tidak perlu promosi gila-gilaan yang sampai mengganggu privasi orang, produk kita justru yang diburu.
Semoga bermanfaat. ^^
Sampai lupa, Semoga 2016 ini menjadi tahun kebangkitan pengusaha-pengusaha Indonesia. #MEA We're ready!
Post a Comment for "STOP JUALAN KALAU BEGINI CARANYA!"