Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Barisan Para Mantan



Hari Sabtu, 16 Januari 2016 yang lalu, saya mengikuti seminar sekaligus temu UKM Se-Lampung yang diadakan oleh komunitas Tangan Di Atas (TDA) Lampung. Acara yang digelar di Universitas Darmajaya ini menghadirkan Presiden TDA Mustofa Romdloni yang juga merupakan seorang pengusaha sukses dan CEO MR Corp.

Dalam seminar tersebut, Pak Mustofa ini menceritakan kisah jatuh bangunnya membangun bisnis hingga saat ini berhasil memiliki beberapa perusahaan salah satunya PT.Zenith Matrial Solution. Nah, ada yang menarik perhatian saya saat seminar tersebut yaitu barisan para mantan Pak Mustofa. Mantan di sini bukan mantan pacar, apalagi manta istri ya, hehe.. Mantan di sini artinya adalah mantan -bisnis yang dulu pernah digeluti dan dijalankan oleh Pak Mustofa tetapi kemudian harus ditinggalkan, entah karena gagal, atau memang bisnisnya yang tidak bisa berkembang.


Seminar dan temu UKM Se-Lampung bersama Pak Mustofa Romdloni

Saya jadi tertarik menuliskan tentang barisan para mantan ini. Bagi para pengusaha, pasti punya mantan-mantan bisnis dulu sebelum mencapai kesuksesan. Kalau kata ayah kaya Robert Kiyosaki, kita akan kehilangan dua atau tiga perusahaan sebelum akhirnya sukses dengan satu perusahaan.

Cerita Pak Mustafa Romdloni di seminar di Darmajaya kemarin berkisah tentang para mantan-mantan bisnisnya. Apa saja? Ternyata saya baru sadar seseorang ternyata bisa sampai mencoba banyak bisnis sebelum akhirnya berhasil, misalnya saja Pak Mustafa ini. Ia ternyata pernah menjadi guru les privat keliling, sales MLM produk vitamin dan perawatan tubuh, jualan sandal jepit, jaket kulit, ekspedisi barang, warung ayam bakar, speaker aktif, sampai bisnis limbah plastik. Wow.. mantannya banyak sekali.

Percaya atau tidak, suatu hari nanti kita justru akan membanggakan barisan para mantan kita tadi. Kalau tidak percaya, lihatlah seminar-seminar atau cerita-cerita orang sukses terkadang mereka justru lebih bangga degan cerita kegagalan-kegagalan yang pernah dilaluinya ketimbang menceritakan kesuksesannya atau apa yag telah diraihnya. Kegagalan itu niscaya suatu saat nanti jusrtu akan menjadi cerita membanggakan.

Semua pengusaha punya mantan-mantan bisnisnya. Berkat mantan-mantan bisnis inilah kita belajar menjalankan bisnis, belajar kepemimpinan, belajar mengelola keuangan, bahkan belajar bersabar. Sobat juga pasti punya barisan para mantan kan? Yang penting adalah terus maju, gagal bangkit, gagal bangkit lagi, asalkan jangan menyerah, karena kalau kita menyerah maka selesailah semuanya.

Ada sebuah kata-kata inspiratif yang semoga bisa memotivasi sobat semua, "Gagal Sekali Dua Kali Itu Biasa, Tetaplah Konsisten Dengan Mimpi Kita".



abababa

Post a Comment for "Barisan Para Mantan"