Kecil-Kecil Cabe Rawit, 7 Pengusaha Cilik Paling Sukses
Paradigma tentang pengusaha saat ini berbeda sekali dengan pengusaha dulu. Kalau dulu, yang namanya pengusaha identik dengan pria tua, memakai jas, meneteng koper, dan ditemani pengawal kemana-mana. Saat ini makin banyak pengusaha muda yang bermunculan dari berbagai macam latar belakang bisnis yang berbeda. Kadang kalau melihat dari penampilannya kita tidak menyangka kalau mereka itu pengusaha. Dilihat dari segi usia, mereka masih tergolong sangat muda. Dalam usia yang masih sangat muda itu, mereka sudah mulai berwirausaha, sebagiannya malah sudah ada yang beromzet ratusan hingga miliyar rupiah. Nah, berikut ini kecil-kecil cabe rawit, 7 pengusaha cilik yang paling sukses :
1. Lenna Archer
Lenna Archer adalah seorang anak yang berasal dari Central Islip, Long Island, New York, Amerika Serikat. Pada tahun 2005 saat usianya masih 9 tahun Lenna sudah belajar pengusaha. Ia menjual produk perawatan rambut yang berasal dari rasikan sang nenek melalui toko, salon-salon, serta website. Dengan bisnis perawatan rambutnya ini, Lenna berhasil meraup pendapatan 600 ribu dolar per tahun pada 2010. Bahkan pada 16 Oktober 2008 ia telah berhasil memulai aktivitasnya di Bursa Saham New York. Saat ini ia telah dinyatakan sebagai anak muda tersukses dunia dan juga tercatat sebagai CEO termuda dunia dengan perusahaannya yang diberi nama Leanna Inc. Ia juga memiliki badan amal yaitu Leanna Archer Foundation yang membantu anak-anak miskin di dunia. Saat ini Lenna ARcher juga dikenal sebagai motivator dan pembicara yang banyak tampil di majalah, surat kabar, dan televisi untuk membangkitkan motivasi bagi anak-anak.
2. Moziah Bridges
Moziah Bridges adalah seorang anak asal Amerika Serikat yang sukses dengan bisnis dasi kupu-kupunya. Perusahaannya bernama Mo's Bows yang berhasil memiliki omzet 2 milyar rupiah saat usia Moziah 12 tahun. Moziah sebenarnya telah mulai berbisnis sejak usianya 9 tahun. Bermula dari kesulitannya saat mencari dasi kesukaannya, kemudian ia pun belajar dari neneknya untuk membuat dasi sendiri dan kemudian memasarkannya. Kini Moziah Bridges menjabat sebagai direktur dan CEO perusahaannya yaitu Mo's Bows.
3. Lizzie Marie Likness
Lizzie Marie adalah pendiri sekaligus CEO Lizzie Marie Cuisine yaitu sebuah perusahaan kuliner yang memproduksi aneka makanan yang lezat namun juga tetap mengusung tema sehat. Anak asal Atlanta ini awalnya suka membantu ibunya di dapur dan terinspirasi untuk membuat makanan yang sehat dan digemari. Alhasil, saat usianya masih 6 tahun ia sudah membuat snack dan makanan sehat. Ia juga memiliki website yang membagikan tutorial memasak masakan yang sehat. Lizzie yang memeiliki omzet hingga 10 milyar ini kini banyak tampil di televisi yang membahas mengenai hidup sehat. Ia memiliki program televisi sendiri yaitu Healthy Cooking With Lizzie yang menjadi acara televisi yang banyak diminati penonton.
4. Hart Main
Hart Main adalah seorang pengusaha lilin kaleng yang bermerek Main Can saat usianya masih 13 tahun. Main Can bukanlah lilin biasa. Hart mampu menciptakan lilin yang memiliki aroma kopi, rumput, dan sebagainya yang diminati banyak orang. Kaleng lilin Main Can ini sebenarnya merupakan kaleng sup daur ulang. Hart sendiri memulai bisnis ini dengan modal yang amat minim yaitu 1 juta rupiah dari hasilnya berjualan koran. Saat ini Hart telah mampu menjual 10 ribu kaleng lilin tiap bulannya. Harga tiap kaleng lilin rata-rata 120 ribu yang dijual di 60 toko yang tersebar di seluruh Amerika. Tak heran saat ini ia mampu meghasilkan omzet bisnisnya hingga 1 milyar rupiah. Wow..
5. Robert Nay
Robert Nay masih berusia 14 tahun saat ia membuat Bubble Ball, yaitu permainan puzzle untuk menguji kemampuan berpikir yang telah diunduh lebih dari 7 juta kali melalui Apple Store. Oleh karena itu, Apple membayar 18 milyar rupiah pada Nay. Saat ini Robert Nay merupakan CEO dari Nay Games yang mengembangkan beberapa tambahan baru pada permainan Bubble Game dan juga membuat game-game lainnya.
6. Caine Monroy
Caine Monroy adalah seorang anak asal Amerika Serikat yang berbisnis mainan anak-anak yang berasal dari kardus. Caine yang memulai bisnisnya dari usia 9 tahun ini mampu mengumpulkan omzet 1,2 milyar rupiah dari bisnisnya tersebutnya. Awal mulanya Caine mendapatkan kardus-kardus tersebut berasal dari toko asesoris mobil ayahnya. Setelah bisnisnya masuk televisi, bisnis Caine melesat dan ia kebanjiran order.
7. Sebastian Martinez
Pengusaha cilik terakhir ini usianya masih sangat muda yaitu 7 tahun. Ia memiliki perusahaan kaos kaki yaitu Are You Kidding yang telah berhasil mengumpulkan omzet 15 ribu dolar Amerika. Hebat ya? Ia memulai bisnis ini karena kesenangannya mengoleksi berbagai macam kaos kaki. Dari sanalah kemudian Sebastian mulai mendesain kaos kakinya sendiri dan memasarkannya di bawah merek Are You Kidding. Kini, Sebastian telah memiliki lebih dari 100 desain kaos kaki yang didesainnya sendiri secara personal untuk membagikan passionnya kepada seluruh anak-anak. Sobat bisa melihat profilnya langsung di areyoukidding.net.
Itulah tadi 7 pengusaha cilik yang telah sukses dengan bisnisnya masing-masing. Usia muda tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk berkarya dan tentunya menjadi milirder di usia yang masih muda. Sebenarnya masih banyak sekali pengusaha-pengusaha cilik di luar sana yang tidak disebutkan di sini. Mungkin pengusaha cilik tersebut ada di sekitar kita. Siapa tahu?
Post a Comment for "Kecil-Kecil Cabe Rawit, 7 Pengusaha Cilik Paling Sukses"